Rumah Hikmah

Saling Berbagi Saling Melengkapi

Hasan Al-Rammah Sang Penemu Roket August 15, 2009

Filed under: Celoteh Jari — firdaus84 @ 6:50 am

Hasan Al-Rammah memang sungguh luar biasa. Pengetahuannya tentang bubuk mesiu sungguh sangat mengagumkan. Betapa tidak, dalam bukunya berjudul, “Al-Furusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah”, ilmuwan Muslim kelahiran Suriah itu berhasail menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu.

Sebanyak 22 resep mesiu yang diraciknya khusus digunakan untuk roket. Menurut Al-Rammah, komposisi bahan untuk meluncurkan sebuah roket terdiri atas 75 persen potasium nitrat, 9.06 persen sulfur, dan 15.94 persennya karbon. Perhitungan yang dilakukan Al-Rammah pada abad ke-13 M itu sudah mampu mendekati komposisi ideal, yakni 75 persen potasium nitrat, 10 persen sulfur, dan 15 persen karbon.

Sisa rumus atau komposisi racikan mesiu lainnya yang dibuat Al-Rammah untuk kepentingan militer dan sisanya untuk membuat mercon. Ia menulis buku yang penting dan mengguncangkan itu antara tahun 1270 M hingga 1280 M. Buku tersebut secara khusus ditulis atas permintaan seorang guru yang terkenal bernama Najm al-Din Hasan Al-Rammah.

Para sejarawan berpendapat, begitu banyaknya jumlah rumus penggunaan mesiu untuk beragam tipe persenjataan mengindikasikan bahwa Al-Rammah tak menemukannya seorang diri. Dalam lembar pertama bukunya, Al-Rammah menyebut pengetahuan yang ditulisnya sebagai warisan pengetahuan. Bisa jadi, semua pengetahuannya itu menurun dari sang kakek.

Sebab, pada akhir abad ke-12 M atau awal abad ke-13 M, bubuk mesiu sudah dikenal di Suriah dan Mesir. Pencapaian Al-Rammah itu mendapat pengakuan dari peradaban Barat. Johnson mengatakan, dunia Islam merupakan peradaban yang pertama kali mengembangkan senjata yang sesungguhnya. Ia juga mampu menjelaskan “saltpeter” melalui proses kimia dan kristalisasi.

Al-Rammah juga tercatat sebagai seorang insinyur Muslim pertama yang mencetuskan dan menjelaskan tentang torpedo pada 1270 M. dalam bukunya, ia juga menggambarkan sebuah torpedo melesat dengan sebuah sistem roket yang diisi dengan bahan peledak dan memiliki tiga titik api.

Al-Rammah memang bukanlah ilmuwan Muslim pertama yang mengenal potasium nitrat. Insinyur Muslim sebelumnya, seperti Al-Razi, Al-Hamdani, dan risalah berbahasa Arab-Suriah pada abad ke-10 M itu sudah menjelaskan tentang potasium nitrat dan rumus-rumus tentang mesiu. Ibnu Al-Baitar juga telah mengungkapkan tentang potasium nitrat pada 1240 M.
Peradaban Barat mengklaim bahwa Roger Bacon sebagai orang pertama yang menemukan mesiu. Namun ternyata, penemuan Bacon yang dibangga-banggakan Barat itu merupakan hasil jiplakan dari buku-buku kimia yang berasal dari Arab. Tak heran, jika para sejarawan meragukan kebenaran dan efektivitas rumus yang dihasilkan Bacon.

Ilmuwan Jerman, Albert Magnus, juga menguasai mesiu dari ‘Liber Ignium’. Ternyata, buku itu berasal dari terjemahan dari kitab bahasa Arab ke bahasa Spanyol.

Advertisements
 

4 Responses to “Hasan Al-Rammah Sang Penemu Roket”

  1. Marausin Sinaga Says:

    Assalamu alaikum,, saya sangant tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang bagaimana cara pembuatan mesiu sebagai bahan isian dorong roket,, dimanakah saya bisa mendapatkan buku tentang : ( komposisi bahan untuk meluncurkan sebuah roket terdiri atas 75 persen potasium nitrat, 9.06 persen sulfur, dan 15.94 persennya karbon serta perhitungannya )
    apakah saya bisa mendapatkan itu dari anda ? terimakasih, wassalam,,

    evand_7dragon@rocketmail.com

  2. afdol Says:

    kalau gitu islam ini emang yang pertama dunk muantap!!!

  3. iriaskrpd Says:

    ternyata banyak…penemuan2 Islam yang telah dijiplak oleh barat….

    tapi sekarang kok umat Islam malah terbelakang…..harusnya kita kan terdepan

  4. Lilla Banguna Ababil Says:

    Salut buat ilmuwan dan ulama Islam. Ketika pasukan nasrani menyerang kerajaan Islam kordova Spanyol, kaum kristen merampok buku ilmuwan Islam dan menterjemahkan nya ke dlm bhs mereka. Demikian juga ketika Hulagu Khan monggol menyerang kerajaan Abbasiyah Bahgdad, mereka juga mengambil dan menjiplak buku karya ulama Islam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s